Kuala Tungkal — Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral terkait penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026) di Ruang Rapat Diskominfo Tanjab Barat dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjab Barat.
Kepala Dinas Kominfo Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan nilai EPSS sebagai indikator kinerja daerah dalam pengelolaan data. Ia menyampaikan bahwa target nilai EPSS Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun ini berada di angka 2,35, dengan harapan dapat meningkat lebih tinggi sehingga meraih predikat “baik”.
“Diskominfo sebagai wali data memiliki peran strategis dalam memastikan penyelenggaraan statistik sektoral berjalan optimal. Ada beberapa domain yang harus kita kerjakan bersama, termasuk bagaimana data Tanjung Jabung Barat dapat terintegrasi dengan database pusat,” ujarnya sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Sementara itu, Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Tanjab Barat menambahkan bahwa statistik sektoral merupakan bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) kabupaten. Oleh karena itu, ia berharap adanya dukungan penuh dari seluruh OPD, khususnya dari Dinas P3AP2KB dan Dinas Perikanan sebagai locus kegiatan, agar nilai EPSS dapat meningkat.
“Kami sangat mengharapkan kerja sama dan kontribusi aktif dari OPD terkait untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan BPS Tanjung Jabung Barat, Ibu Rani, menyampaikan terkait persiapan pelaksanaan EPSS Tahun 2027. Ia menjelaskan bahwa Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura telah disiapkan sebagai lokus, agar dapat memahami indikator-indikator yang harus dipenuhi dalam penilaian EPSS.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses penginputan data EPSS agar dapat berjalan secara maksimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap implementasi program Satu Data Indonesia.
“Kami berharap kerja sama yang baik dari seluruh pihak, sehingga proses entry data EPSS dapat berjalan lancar dan menghasilkan nilai yang optimal,” ujarnya.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi pembinaan statistik sektoral oleh narasumber dari BPS Tanjung Jabung Barat yang membahas secara rinci terkait mekanisme dan indikator penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.
